Hubungan Peran Ibu Terhadap Perkembangan Balita Usia 3-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping I

  • Ngidoti Musonah Universitas Alma Ata, Yogyakarta
  • Lia Dian Ayuningrum Universitas Alma Ata, Yogyakarta
  • Claudia Banowati Subarto Universitas Alma Ata, Yogyakarta
Keywords: Balita, Perkembangan Balita, KPSP, Peran Ibu

Abstract

Usia dini adalah masa golden age (usia emas) yang merupakan masa dimana perkembangan terjadi secara pesat terhadap semua aspek perkembangannya. Perkembangan ini berhubungan dengan proses sel-sel tubuh, jaringan-jaringan tubuh, organ tubuh dan sistem organ tubuh yang berkembang sesuai fungsinya, termasuk perkembangan kognitif, bahasa, gerakan, emosi, perkembangan perilaku sebagai hasil interaksi dengan lingkungan, sehingga diperlukannya peranan seorang ibu karena peran aktif seorang ibu sangat mempengaruhi terhadap baik buruknya dari sikap atau karakter seorang anak, seperti cara berkomunikasi dengan baik. Upaya yang perlu ibu lakukan yaitu dengan selalu memantau perkembangan anak yang bisa dilakukan di tempat posyandu ataupun fasilitas kesehatan terdekat. Tujuannya untuk mengetahui hubungan peran ibu terhadap perkembangan balita usia 3-5 tahun. Penelitian survei analitik dengan desain  cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah 103 dari 1.421 populasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0,002 < 0,05, yang menunjukkan bahwa ada hubungan peran ibu terhadap perkembangan balita usia 3-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Gamping I. Kesimpulan yang didapatkan bahwa peran ibu terhadap perkembangan balita usia 3-5 tahun terdapat hubungan yang signifikan.

References

Kunci K. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Batita Di Wilayah Kerja Puskesmas Meureudu Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. 2023;1:1–11.

Ariani N, Noorratri ED. Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 3-5 Tahun Di Posyandu Pilangsari Sragen. J Kesehat Tambusai. 2022;3(3):453–8.

Suwardi S. Hubungan Stimulasi Ibu Dengan Perkembangan Motorik Pada Anak Usia 3-5 Tahun Di Pendidikan Anak Usia Dini. J Kebidanan Malahayati. 2021;7(3):459–65.

Silalahi B. Hubungan Peran Ibu Dengan Perkembangan Motorik Kasar Dan Halus Usia 3 Tahun Di Paud Imelda. J Keperawatan Prior. 2020;3(1):75.

Purwati S. Hubungan Pengetahuan Tentang Stimulasi Perkembangan Psikososial Orang tua Dengan Perkembangan Psikososial Balita Stunting Di Puskesmas Sedayu II Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. 2016;(3):1–23.

Inggriani DM, Rinjani M, Susanti R. Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 0-6 Tahun Berbasis Aplikasi Android. Wellness Heal Mag. 2019;1(1):115–24.

World health statistics 2018: monitoring health for the SDGs, sustainable development goals.

Zablotsky B, Black LI, Blumberg SJ. Estimated Prevalence of Children With Diagnosed Developmental Disabilities in the United States, 2014-2016. NCHS Data Brief. 2017;(291):1–8.

Kemenkes RI. Laporan Riskesdas 2018 Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Vol. 53, Laporan Nasional Riskesdas 2018. 2018. p. 154–65.

Hening Prastiwi M. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 3-6 Tahun. Jiksh. 2019;10(2):242–9.

Dinkes Sleman. Profil Kesehatan Kabupaten Sleman. Dinas Kesehat Sleman. 2020;(6):1–173.

Kang Y, Aguayo VM, Campbell RK, West KP. Association between stunting and early childhood development among children aged 36–59 months in South Asia. Matern Child Nutr. 2018;14(August):1–11.

Pangesti CB, Agussafutri WD. Hubungan Peran Ibu Dengan Konsep Diri Anak Usia 3-5 Tahun. J Kesehat Kusuma Husada. 2017;160–5.

Fitriyani F, Nurwati N, Humaedi S. Peran Ibu Yang Bekerja Dalam Pemenuhan Kebutuhan Dasar Anak. Pros Penelit dan Pengabdi Kpd Masy. 2016;3(1).

Nur Nabila F. Peran Ibu Dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Sekolah Dasar Di SD N 4 Jekulo Farah Nur Nabila Universitas Muria Kudus , Indonesia Diterima : Abstrak Direvisi : Disetujui : Peran Ibu Dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Sekolah Dasar Di Sd N 4 Jekulo Pendah. 2021;1(September):1142–51.

Anggraini TL, Handajany S. Pengaruh Karakteristik Ibu Terhadap Perkembangan Anak di Posyandu Mawar II Desa Pasir Gombong Kab. Bekasi Tahun 2018. J Kesehat Bhakti Husada. 2018;5(1):43.

Sulistyawati S, Mistyca MR. Pengetahuan Berhubungan dengan Sikap Ibu dalam Kemampuan Menstimulasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Balita dengan Gizi Kurang. J Ners dan Kebidanan Indones. 2016;4(2):63.

Mulyanti S, Chundrayetti E, Masrul M. Hubungan Stimulasi Psikososial dengan Perkembangan Anak Usia 3-72 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung Padang. J Kesehat Andalas. 2017;6(2):340.

Trianingsih ulfa. Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Anak Pada Usia Pra Sekolah Di Tk Muliya Kecamatan Krembangan Surabaya. J Kesehat. 2020;1–19.

Ramadhini D, Siregar YF, Salnisah. Jurnal kesehatan ilmiah indonesia (indonesian health scientific journal). J Kesehat Ilm Indones. 2019;4(2):16–21.

Prianto VR. Hubungan Peran Ibu Terhadap Perkembangan Anak Usia Prasekolah. 2017;(December).

Royhanaty Isy, Sonhaji WT. Peran Orang Tua Dalam Stimulasi Perkembangan Anak Balita. 2019;1(2):64–71.

Nelly Apriningrum, Sri Rahayu R. Skrining Perkembangan Bayi Melalui Pelayanan Baby Massage Baby Development Screening Through Baby Massage Services. J Ilm Pengabdi Kpd Masy. 2022;6(1):119–26.

Hati FS, Lestari P. Pengaruh Pemberian Stimulasi pada Perkembangan Anak Usia 12-36 Bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul. J Ners dan Kebidanan Indones. 2016;4(1):44.

Published
2023-12-28
Section
Artikel